Minggu, 01 November 2015
PWI, Netizen, dan Wartawan Abal-abal
Banyak netizen yang mencari dan menulis berita di internet. Ada yang menulis berita di website, ada yang menulis berita di blog (blogger), ada pula yang aktif menulis berita di media sosial (facebook, twitter, dll). Kehadiran para netizen berita ini tidak boleh diabaikan oleh PWI sebagai organisasi wartawan terbesar di Tanah Air, karena keberadaan dan aktivitas mereka menulis atau menyajikan berita menjadi “pesaing berat” bagi para wartawan.
Pemilihan Ketua PWI Sulsel Yang Melelahkan
KETUA BARU. Ketua PWI Sulsel periode 2015-2020, Agussalim Alwi Hamu (berdiri kedua dari kanan), didampingi Ketua DKP PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh (kedua dari kiri) Pimpinan sidang Munjin Ashari (paling kiri) dan HL Arumahi, memberikan sambutan singkat seusai perhitungan suara pada Konferprov PWI Sulsel, di Gedung PWI Sulsel, Jl AP Pettarani 31, Makassar, Sabtu, 31 Oktober 2015, (Foto: Asnawin Aminuddin)
Sabtu, 24 Oktober 2015
Wartawan Harus Bersatu
DEKLARASI. Duet Andi Pasamangi Wawo (kiri) dan Rifai Manangkasi mendeklarasikan diri sebagai Calon Ketua PWI Sulsel dan Calon Ketua DKD PWI Sulsel periode 2015-2020, di Balqis Resto, Panakkukang Square, Makassar, Jumat, 23 Oktober 2015. (Foto: Asnawin)
PWI, Muhammadiyah, dan Pilkada
Pertanyaannya sekarang, haruskah kita memilih pemimpin yang ideal sesuai syarat dan kelaziman? Haruskah kita berdebat panjang untuk memilih pemimpin yang ideal? Haruskah kita pasrah mengikuti proses yang terjadi dalam pemilihan pemimpin?
Senin, 19 Oktober 2015
Jadikan PWI sebagai Rumah Besar Para Wartawan
DEKLARASI DUKUNGAN. Sejumlah wartawan dari berbagai media foto bersama pada acara Bimbingan Teknis Uji Kompetensi Wartawan yang dirangkaikan Pernyataan Deklarasi Dukungan kepada M Dahlan Abubakar (duduk di tengah) sebagai calon Ketua PWI Sulsel periode 2015-2020, di Gedung MULO Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Senin, 12 Oktober 2015. (Foto: Asnawin)
Langganan:
Postingan (Atom)




